Pengantin Tolol
Beskapnya kekecilan! Terasa sempit, bahkan sampai
cintanya pun kini tak lagi muat di dalamnya.
Setelan rambut yang semula tertata rapi kini menjadi berantakan, tersapu jemari yang terus menggaruk-garuk di kepalanya.
Dan kini ia ingin lupa, tentang dia yang
mengaku-ngaku sebagai pasangannya di depan meja penghulu.
Di sana tuhan tampak hadir diantara tamu
undangan. Namun sayangnya cuma diam, sambil merokok di pelataran mesjid.

Komentar
Posting Komentar